Internasional

Aktor Star Trek Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Aktor Star Trek Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Daftar Isi
  1. Perjalanan Karier dan Peran Ikonik
  2. Dari Kapten Enterprise Hingga Profesor X
  3. Kenangan dari Rekan Sejawat

Patrick Stewart, aktor asal Inggris yang membawa waralaba televisi Star Trek memasuki generasi baru melalui ketenangan dan kekuatannya, meninggal dunia pada Rabu (30/10) dalam usia 86 tahun. Aktor tersebut menderita penyakit Alzheimer dan demensia tubuh Lewy.

Perjalanan Karier dan Peran Ikonik

Kabar duka tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Stewart pada Kamis (31/10). Keluarga mengumumkan dengan rasa duka mendalam bahwa mendiang berpulang di kediamannya di Los Angeles dalam perawatan sang istri, Sunny, seraya mengenang ketenangan dan keanggunan yang selalu terpancar dari wajahnya.

Sepanjang kariernya yang panjang, Stewart membintangi berbagai produksi mulai dari pertunjukan Shakespeare hingga film pahlawan super, namun perannya sebagai Kapten Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation sangat melekat dalam budaya hiburan. Pencipta serial tersebut, Gene Roddenberry, awalnya meragukan Stewart yang berkepala plontos untuk memerankan kapten yang gagah perkasa sesuai bayangannya. Stewart sempat meminta istrinya mengirimkan rambut palsu dari London untuk keperluan audisi, namun para eksekutif akhirnya memilih penampilan plontosnya.

Stewart melanjutkan warisan besar dari serial asli Star Trek yang tayang dari tahun 1966 hingga 1969. Kesuksesan film Star Wars pertama pada tahun 1977 membuka jalan bagi Roddenberry untuk membuat film layar lebar dengan para pemeran aslinya, yang kemudian melahirkan serial Star Trek: The Next Generation pada tahun 1987 yang berlatar sekitar satu abad setelah serial aslinya.

Melalui suara yang berwibawa dan kepemimpinan yang tegas, karakter Picard yang diperankan Stewart tampil layaknya seorang diplomat terlatih, berbeda dengan Kapten James T. Kirk yang lebih berani garang diperankan oleh William Shatner dalam serial asli. Kepemimpinan tersebut membuat episode-episode berikutnya, termasuk ketika Picard diasimilasi oleh ras alien Borg, menjadi sangat berarti saat ia berjuang memulihkan diri dari pengalaman traumatis tersebut.

Dari Kapten Enterprise Hingga Profesor X

Star Trek: The Next Generation tayang dari tahun 1987 hingga 1994, namun kiprah Stewart memerankan sosok pemimpin tidak berhenti di situ. Ia kemudian mengambil peran sebagai Profesor Charles Xavier atau Profesor X dalam waralaba pahlawan super X-Men, memerankan seorang mutan telepatis pengguna kursi roda yang mendirikan tim pahlawan super X-Men. Ia memerankan Xavier dalam berbagai film selama rentang waktu 17 tahun, beradu akting dengan sahabat lamanya, Ian McKellen.

Ironisnya, McKellen awalnya menyarankan Stewart agar menolak peran Picard dalam Star Trek karena menilai sang aktor memiliki terlalu banyak pekerjaan teater penting yang tidak boleh dibuang demi televisi. Stewart sendiri mengawali karier aktingnya di panggung teater Inggris, bekerja sama dengan Royal Shakespeare Company dan meraih berbagai penghargaan akting.

Ia juga pernah berbicara secara terbuka mengenai masa kecilnya yang mendapati kekerasan dari ayahnya, menulis di surat kabar Guardian pada tahun 2009 bahwa pengalaman tersebut tidak pernah meninggalkannya. Sebagai anak, ia menyaksikan kekerasan berulang terhadap ibunya dan merasakan teror serta penderitaan yang begitu besar hingga ia sempat berniat membunuh ayahnya jika merasa bisa berhasil.

Kenangan dari Rekan Sejawat

William Shatner mengenang penerusnya tersebut dengan penuh kelembutan, sekaligus menyinggung kepergian Walter Koenig, pemeran Pavel Chekov di serial asli Star Trek, yang meninggal beberapa hari sebelumnya. Shatner menulis di platform X bahwa mendiang merupakan seorang teman, kolega, dan aktor luar biasa yang membawa kecerdasan, keanggunan, serta rasa kemanusiaan mendalam dalam setiap perannya.

George Takei, pemeran juru mudi Hikaru Sulu dalam serial asli Star Trek, turut mengenang Stewart melalui unggahan di platform Bluesky. Menurut Takei, penggemar di seluruh dunia berduka atas kepergian seorang legenda sejati yang tak tergantikan karena berhasil membawa pesawat luar angkasa Enterprise ke tempat-tempat yang belum pernah dijangkau sebelumnya.

Wil Wheaton, pemeran karakter muda Wesley Crusher di Star Trek: The Next Generation, membagikan foto kebersamaan mereka disertai emoji hati yang patah dan ucapan perpisahan kepada sang kapten. Stewart meninggalkan istrinya, Sunny, dan dua orang anak.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *