NASA menampilkan foto astronomi harian atau APOD yang memperlihatkan planet Venus menyerupai bulan sabit di langit. Meskipun sering disangka sebagai bulan, fenomena ini menunjukkan bahwa Venus memiliki fase seperti halnya bulan.
Fase dan Atmosfer Venus
Gambar tersebut menangkap momen ketika Venus berada di antara Matahari dan Bumi. Posisi ini terjadi satu setengah tahun sekali, menyerupai konfigurasi bulanan saat bulan baru. Perbedaannya terletak pada kondisi pencahayaan, di mana bulan baru tampak gelap sedangkan atmosfer Venus yang diterangi dari belakang membiaskan serta memantulkan cahaya matahari.
Proses tersebut menghasilkan lengkungan sabit bercahaya yang membentang lebih dari 180 derajat. Bagian ujung dari lengkungan ini dikenal sebagai sebutan tanduk. Fenomena sabit Venus dapat diamati menggunakan teleskop kecil atau teropong pada waktu senja, sementara sebagian kecil orang dengan ketajaman penglihatan luar biasa dapat melihatnya tanpa alat bantu.
Catatan Sejarah Astronomi
Pengamatan perubahan kecerahan Venus yang berkaitan dengan fasenya diyakini sudah dilakukan pertama kali oleh para astronom Babilonia kuno. Berbagai kebudayaan lain juga memiliki catatan astronomi serupa, termasuk naskah Maya tertua yang masih bertahan hingga kini.
Sumber: NASA








