Dewan Kota Peterborough di Inggris telah menyetujui rencana untuk menghadirkan “halte bus lebah” guna meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan. Proyek ini akan mengubah atap puluhan halte bus menjadi taman mini yang ditanami berbagai jenis bunga liar serta vegetasi hijau.
Persetujuan dan Pengelolaan Halte
Dewan Kota Peterborough menyatakan bahwa sebanyak 34 halte bus akan dipasangi atap hidup atau Living Roofs. Keputusan tersebut dibahas dan disetujui dalam rapat kabinet yang diselenggarakan pada hari Selasa.
Melalui persetujuan ini, pihak dewan akan menganugerahkan kontrak baru kepada perusahaan Bauer Media Outdoor UK untuk mengelola seluruh halte bus di kota tersebut. Perjanjian kerja sama ini mencakup penyediaan pendapatan tahunan bagi dewan sebesar £140.000 dari hasil penjualan ruang iklan, ditambah 2,5 persen dari pendapatan kotor triwulanan perusahaan.
Kontrak tersebut direncanakan berjalan selama minimal 10 tahun dengan opsi perpanjangan, yang berpotensi menghasilkan pemasukan hingga £2,8 juta selama rentang waktu 20 tahun bagi otoritas setempat.
Dukungan Lingkungan dan Fasilitas Baru
Inisiatif atap hijau ini merupakan bagian dari rencana pembaruan fasilitas halte bus secara menyeluruh, yang juga akan mengganti kursi sandaran yang ada saat ini dengan tempat duduk yang lebih nyaman. Saat ini, sudah terdapat lebih dari 350 atap hidup yang tersebar di berbagai wilayah di Inggris, termasuk di kota Birmingham, Glasgow, dan Northampton.
Chris Wiggin selaku anggota kabinet bidang lingkungan dari partai Liberal Demokrat di dewan kota menyatakan bahwa upaya perlindungan terhadap penyerbuk sangat krusial. “Kita perlu melakukan segala yang kita bisa untuk mendukung keanekaragaman hayati dan mendukung lebah serta penyerbuk lainnya karena tanpa itu tidak ada kehidupan lain, jadi saya sangat senang melihat [rencana] ini terwujud,” ujarnya.
Selain penanaman vegetasi di atap, pembaruan fasilitas halte bus ini juga mencakup penyediaan informasi penumpang yang mutakhir serta pemasangan layar iklan digital di sebagian besar halte bus di kota tersebut.
Sumber: BBC News








