Berita Utama

Sisi Lain Dwi Bagus Pembunuh Ibu dan Anak di Jatim

Sisi Lain Dwi Bagus Pembunuh Ibu dan Anak di Jatim

Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti (30) beserta anaknya yang berusia empat tahun, ternyata memiliki hobi di bidang fotografi dan gemar merawat tanaman. Sisi lain dari pelaku tersebut diungkapkan oleh pihak kepolisian setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hobi Fotografi dan Akun Shutterstock

Kepala Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur, menyatakan bahwa selain berprofesi sebagai teknisi survei di beberapa perusahaan asing, Dwi Bagus memiliki kegemaran memotret pemandangan alam dan menyimpan karya tersebut di akun pribadinya seperti dilaporkan detikjatim pada Kamis (29/10/2026).

“Foto-foto sekadar inian ya foto pribadi, dia senang,” ujar Jumhur.

Pelaku diketahui mengoperasikan akun Shutterstock dengan nama pengguna @BagusMartada yang memuat 169 karya foto serta keterangan diri sebagai fotografer profesional dan pelancong. Berdasarkan penelusuran, aktivitas pengunggahan foto di platform tersebut sudah dimulai sejak tahun 2017 dengan berbagai kategori album mulai dari satwa, kawasan perkotaan, bangunan, hingga pemandangan alam.

Koleksi foto yang diambil pelaku mencakup pemandangan dari berbagai negara seperti Jepang, Malaysia, dan Prancis, serta sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Maluku, Yogyakarta, dan Jakarta.

Kegemaran Merawat Tanaman

Selain fotografi, Dwi Bagus juga menyukai kegiatan merawat tanaman bonsai serta membangun tempat bersantai di area belakang tempat tinggalnya. Jumhur menyampaikan bahwa halaman belakang tersebut sering dimanfaatkan pelaku untuk menyendiri dan melakukan berbagai eksperimen pembuatan kerajinan.

“Dilihat-lihat di rumahnya tuh kan di lokasi yang bakar itu kan tempat dia pribadi, di halaman belakang tempat dia senang bereksperimen bikin apa itu, bonsai bikin gubuk untuk menenangkan diri dia, santai, kayaknya tipe-tipe orang lapangan tapi ya yang enggak betah di dalam rumah, aku lihat gitu,” tutur Jumhur.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *