Internasional

Sembilan Orang Tewas dalam Kecelakaan Jet di Florida

Sembilan Orang Tewas dalam Kecelakaan Jet di Florida
Daftar Isi
  1. Rekaman Video dan Kondisi di Lokasi
  2. Kronologi Penerbangan
  3. Detik-detik Terakhir dari Kokpit
  4. Proses Investigasi dan Evakuasi

Sebuah pesawat jet pribadi jatuh di kawasan permukiman Cresthaven, Kabupaten Palm Beach, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, pada hari Minggu, menewaskan sembilan orang yang berada di dalam pesawat tersebut. Pesawat jenis Learjet 60 itu menukik tajam ke arah lingkungan permukiman di wilayah selatan Florida dan meledak.

Rekaman Video dan Kondisi di Lokasi

Video yang beredar di media sosial dan direkam oleh warga dari dalam kendaraan mereka memperlihatkan pesawat mengeluarkan suara deru keras saat turun dengan cepat, menghantam sisi jalan, dan memicu bola api besar. Gubernur Florida Ron DeSantis menggambarkan penurunan pesawat dalam rekaman tersebut seperti rudal yang meluncur turun.

Kepulan asap tebal berwarna hitam dan abu-abu tampak membubung di dekat rumah-rumah penduduk yang nyaris tertabrak. Benturan tersebut meninggalkan kawah di badan jalan dengan kobaran api yang masih menyala di sekitarnya.

Kronologi Penerbangan

Menurut Federal Aviation Administration, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom di Texas dengan tujuan Bandara North Eleuthera di Bahama. Pesawat sedang terbang ke arah timur pada ketinggian 35.000 kaki atau sekitar 10.660 meter ketika para pilot melaporkan adanya turbulensi, pembekuan, dan curah hujan, serta meminta izin untuk naik 2.000 kaki lagi atau sekitar 610 meter.

Berdasarkan rekaman pengatur lalu lintas udara dan data pelacakan penerbangan, sesaat setelah itu jet tersebut menukik tajam pada kecepatan awal 10.000 kaki per menit, lalu meningkat menjadi 20.000 kaki per menit hingga mencapai 30.000 kaki per menit, yang melampaui batas rancangan pesawat.

Detik-detik Terakhir dari Kokpit

LiveATC yang menyediakan siaran langsung pengatur lalu lintas udara merekam detik-detik menegangkan dari pusat pengatur lalu lintas udara Miami. Seseorang dari kokpit pesawat terdengar menyampaikan panggilan darurat dengan mengatakan, “Mayday, mayday, kami turun 10.000 kaki per menit.”

Beberapa detik kemudian, orang tersebut menyatakan keadaan darurat dan melaporkan penurunan 20.000 kaki per menit secara mendesak. Suara dari kokpit juga menyampaikan bahwa mereka akan menabrak tanah, melaporkan kecepatan penurunan mencapai 22.000 kaki, dan posisi pesawat miring 60 derajat.

Sebuah teriakan terdengar sebelum kata-kata terakhir diucapkan dari kokpit, yaitu “We are out of time” atau waktu kami sudah habis.

Proses Investigasi dan Evakuasi

Menteri Transportasi Sean Duffy menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 12.50 waktu setempat dan menyebut insiden itu sebagai tragedi yang mengerikan. Penyebab kecelakaan serta identitas para korban di dalam pesawat belum dapat segera diketahui.

National Transportation Safety Board telah memulai penyelidikan terhadap insiden tersebut. Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai korban luka atau jiwa dari warga yang berada di darat.

Komisaris Kabupaten Palm Beach Joel Flores menyatakan dalam konferensi pers bahwa sekitar 600 warga telah dievakuasi dari area tersebut dan dipindahkan ke dua tempat penampungan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *