Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi sedikitnya 40 orang tewas akibat serangan pasukan Rusia yang menghantam sebuah bangunan sekolah di Komyshuvakha, wilayah Zaporizhzhia. Petugas penyelamat mengkhawatirkan lebih dari 30 orang lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan tersebut.
Kritik atas Minimnya Tanggapan Internasional
Keterangan tersebut disampaikan Zelensky setelah ia kembali dari rangkaian pertemuan di Jerman. Ia memaparkan perkembangan terbaru mengenai operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan menyusul serangan yang terjadi pada Senin lalu.
Dalam keterangannya, Zelensky menyesalkan terbatasnya respons masyarakat internasional terhadap tragedi tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi itu, seperti ribuan kejahatan perang Rusia lainnya di Ukraina, membutuhkan tindakan balasan yang keras karena kejahatan akan terus berlanjut jika tidak ditindak tegas, seperti dilaporkan The Guardian.
Hingga saat ini, tim penyelamat di lokasi kejadian masih terus berupaya menyisir reruntuhan untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Sumber: World news | The Guardian








