Presiden Rusia Vladimir Putin memuji Elon Musk sebagai seorang jenius sejati pada Rabu setelah mengungkap bahwa keduanya menjalin kontak erat terkait teknologi satelit. Pernyataan tersebut disampaikan dalam ajang KTT Rusia-Afrika di Moskow, di mana Putin membahas proyek internet satelit milik Rusia, Rassvet, yang berfungsi menyediakan layanan internet dari angkasa.
Pujian untuk Musk dan Proyek Satelit
Putin menyatakan kekagumannya terhadap pendiri SpaceX tersebut dalam sebuah forum resmi. “He’s a genius, a real genius,” ujar Putin, seperti diterjemahkan oleh BBC, sambil menambahkan bahwa pihaknya berada dalam komunikasi yang erat dengan mitra Amerika, termasuk Musk. Starlink sendiri merupakan bagian dari perusahaan SpaceX, namun pihak perusahaan belum memberikan tanggapan saat dimintai komentar.
Putin menjelaskan bahwa komunikasi dengan Musk sangat penting agar satelit Rassvet dan Starlink tidak saling mengganggu di orbit. Ia menegaskan bahwa pihak Rusia dan mitra Amerika menghargai kerja sama tersebut serta tetap berupaya keras meskipun ada berbagai persoalan politik. Menurut data perusahaan, Starlink telah meluncurkan sekitar 13.000 satelit, sementara pelacak satelit online mencatat baru ada puluhan satelit Rassvet yang mengorbit.
Hubungan Luar Angkasa dan Dinamika Politik
Kedutaan Besar Rusia di Afrika Selatan menyatakan melalui media sosial pada Rabu bahwa Rassvet merupakan alternatif Starlink bagi Rusia yang baru menjadi langkah awal di bidang tersebut. Pernyataan Putin ini muncul di tengah hubungan Amerika Serikat dan Rusia yang tampak semakin erat, menjelang lima tahun invasi skala penuh Rusia ke Ukraina. Sebelumnya, Ukraina sangat bergantung pada jaringan internet Starlink untuk menahan pasukan Rusia, kendati militer Ukraina sempat mengalami kendala konektivitas pekan lalu yang diakui Musk dilakukan secara sengaja oleh SpaceX.
Kedekatan ini beriringan dengan langkah Presiden AS Donald Trump yang awal bulan ini mengaku telah mencapai kesepakatan impor solar dengan Rusia guna menekan harga bahan bakar. Trump kemudian mencabut sejumlah sanksi terhadap Rusia dan tidak lama berselang seorang warga negara AS dibebaskan dari tahanan Rusia, di mana utusan khusus AS Steve Witkoff menyebut Putin sebagai seorang humanitarian. Musk, yang lahir di Afrika Selatan sebelum bermigrasi ke Kanada dan menetap di Amerika Serikat, menjalankan seluruh bisnisnya seperti Tesla, SpaceX, dan Starlink di basis Amerika.
Miliarder tersebut juga dikenal sebagai salah satu sekutu politik serta penyandang dana terbesar bagi Trump dan para politisi Partai Republik di Amerika Serikat.
Sumber: BBC News








