Aparat keamanan Belanda menyelamatkan 38 orang yang ditemukan terombang-ambing di atas sebuah perahu karet di lepas pantai wilayah tersebut, dalam salah satu pencegatan pertama semacam itu bagi negara tersebut.
Penyelamatan di Lepas Pantai Zeeland
Perahu karet tersebut ditemukan melayang tanpa menggunakan mesin di perairan lepas pantai Provinsi Zeeland, Belanda, yang berlokasi di sebelah barat daya Amsterdam. Juru bicara polisi militer, Doron Wallin, menyampaikan kepada kantor berita The Associated Press pada Sabtu bahwa dua orang di dalam perahu diduga merupakan penyelundup, sementara sisanya adalah para migran.
Menurut laporan kantor berita AFP, seluruh 38 orang di perahu tersebut berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 36 orang berasal dari Afghanistan, sedangkan dua orang yang diduga sebagai penyelundup berasal dari Sudan. Tidak ada satupun penumpang yang mengenakan jaket pelampung saat perahu itu ditemukan.
Penyelidikan Kasus Penyelundupan
Pihak berwenang menahan dua pria asal Sudan tersebut atas dugaan keterlibatan dalam penyelundupan manusia. Doron Wallin menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan titik awal keberangkatan perahu maupun tujuan akhir pelayaran mereka.
“Kami tidak tahu dari mana mereka berasal – Prancis, Belanda, atau Belgia – dan kami tidak tahu ke mana perahu itu menuju,” ujar Wallin, seperti dilaporkan Associated Press.
Meskipun penyeberangan migran menggunakan perahu kecil dari Prancis ke Inggris telah lazim terjadi dalam beberapa tahun terakhir, penemuan perahu migran di perairan Belanda merupakan peristiwa yang sangat jarang terjadi.
“Ini adalah hal-hal yang biasanya Anda lihat di Prancis dan Belgia. Kami jarang melihatnya di sini di Belanda sebelum hari ini,” ungkap Wallin.
Otoritas Belanda dijadwalkan akan membuka investigasi resmi terkait insiden tersebut pada hari Minggu.








