Sport

Arteta Komentari Kartu Merah Max Dowman: Bukan Disneyland

Arteta Komentari Kartu Merah Max Dowman: Bukan Disneyland

Mikel Arteta mengingatkan Max Dowman bahwa timnya tidak sedang berada di Disneyland menyusul kartu merah yang diterima sang remaja saat Arsenal disingkirkan Fleetwood Town di ajang Carabao Cup.

Reaksi Tegas dan Hubungan dengan Pemain

Dowman diusir dari lapangan setelah menendang Harrison Neal menyusul tekel keras dari pemain League Two tersebut. Arsenal yang harus bermain dengan sepuluh orang akhirnya tersingkir lewat adu penalti. Pelatih asal Spanyol itu menuai kritik atas reaksinya yang dianggap berlebihan saat pemain akademi tersebut berjalan melewati area pinggir lapangan.

Arteta menyatakan bahwa reaksinya sudah sesuai dengan situasi dan menegaskan dirinya tidak memperlakukan Dowman secara berbeda dari para pemain lainnya. Dalam konferensi pers, ia menjelaskan bahwa publik perlu memahami konteks serta hubungan yang ia miliki dengan sang pemain muda serta apa yang mereka diskusikan sebelum pertandingan dimulai.

Arteta menambahkan bahwa kemarahan yang ia tunjukkan merupakan cerminan dari standar tinggi di level profesional. Ia menegaskan para pemain harus siap menghadapi kenyataan tersebut dan tidak hidup dalam ilusi.

Arteta mengatakan dalam konferensi pers, “So, we need to be ready for that. This is the environment and this is the reality, otherwise we are in Disneyland. We are not in Disneyland, we are in the Premier League and this is the level.”

Ia juga menjelaskan bahwa klub memberikan perlindungan yang luar biasa kepada Dowman, namun standar tuntutan tetap harus disamakan dengan pemain lain agar tercipta keadilan di dalam tim.

Risiko Fisik dan Kekecewaan Keputusan Wasit

Menanggapi risiko menurunkan pemain berusia 16 tahun di level senior, Arteta mengenang debut sang pemain pada pramusim melawan Newcastle yang diwarnai permainan fisik. Ia menyoroti potensi bahaya benturan fisik mengingat perbedaan berat badan dan kecepatan pemain lawan dengan kondisi fisik Dowman.

Arteta menyatakan bahwa klub harus menempatkan segala sesuatu dalam perspektif yang tepat untuk melindungi sang pemain sambil membiarkannya berkembang secara bertahap.

Selain itu, Arteta mengungkapkan kekecewaannya karena Arsenal gagal mengajukan banding untuk membatalkan kartu merah tersebut. Ia menilai tekel yang diterima pemain mudanya sangat berbahaya dan reaksi yang ditunjukkan sudah sangat minimal dibandingkan tindakan lawan.

Arteta mengatakan, “Very disappointed to be fair, especially with the reckless tackles he received. His reaction is minimum in relation to the action. I’m disappointed that it has not been overturned.”

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *