Kelompok relawan kedua untuk misi Crew Health and Performance Exploration Analog (CHAPEA) keluar dari habitat tiruan Mars milik NASA setelah menjalani isolasi selama 378 hari. NASA menyiarkan acara kepulangan mereka secara langsung melalui YouTube dan akun media sosial mulai pukul 15.00 waktu bagian Timur.
Aktivitas Selama Simulasi di Houston
Para kru yang terdiri dari Ross Elder, Matthew Montgomery, Ellen Ellis, dan James Spicer mulai menempati habitat tersebut pada tanggal 19 Oktober 2025 sebagai bagian dari misi CHAPEA 2. Mereka tinggal di dalam fasilitas seluas 1.579 meter persegi yang dicetak dengan teknologi tiga dimensi di kompleks Johnson Space Center milik NASA di Houston, Texas, untuk menjalankan operasi misi Mars di bumi.
Selama lebih dari setahun, mereka melakukan berbagai simulasi perjalanan antariksa ke luar habitat, merawat fasilitas, dan menanam tanaman. Untuk keluar dari habitat tersebut, para kru harus melewati sebuah ruang pelindung udara atau *airlock*. Selain menghadapi isolasi, para partisipan juga mengalami berbagai tekanan yang akan dihadapi oleh para penjelajah luar angkasa di masa depan menuju Mars dan bulan, seperti keterbatasan sumber daya serta penundaan komunikasi.
Persiapan Misi Simulasi Lanjutan
NASA mulai mencari relawan untuk misi CHAPEA pada tahun 2023, di mana kelompok kru pertama memasuki habitat pada bulan Juni pada tahun yang sama. Badan antariksa tersebut telah membuka pendaftaran untuk Moon and Mars Exploration Analog yang menawarkan pengalaman satu tahun dengan menggabungkan unsur CHAPEA dan program simulasi luar angkasa lainnya.
Misi berikutnya tersebut dijadwalkan paling cepat dimulai pada bulan Agustus 2027. Menurut keterangan NASA, data yang dikumpulkan dari berbagai misi ini dapat membantu mengoptimalkan rancangan sistem pangan untuk misi lunar di masa depan serta mempersiapkan aspek lain dalam menghadapi masa tinggal yang panjang di luar angkasa.








