Daftar Isi
Arsenal bersiap menghadapi laga krusial melawan Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu (01/11). Namun, pelatih Mikel Arteta harus menghadapi masalah ketersediaan pemain depan di tengah menurunnya performa penyerang utama mereka, Kai Havertz.
Krisis Lini Depan Arsenal
Beberapa penyerang Arsenal dipastikan absen atau meragukan untuk tampil dalam laga di Merseyside. Bukayo Saka, yang menjadi pencetak gol dan pemilik tembakan terbanyak bagi tim musim ini, harus absen lebih dari satu bulan akibat cedera paha yang didapat saat bertanding di Munich. Noni Madueke juga berpotensi mengundurkan diri dari skuad karena cedera pergelangan kaki.
Sementara itu, Christos Tzolis belum memainkan pertandingan untuk klub barunya dalam lebih dari sebulan meski sudah kembali berlatih. Pemain muda Max Dowman juga dipastikan tidak bisa tampil karena harus menjalani hukuman larangan bertanding tiga laga akibat kartu merah yang diterimanya.
Penurunan Efisiensi Kai Havertz
Kondisi ini menempatkan Kai Havertz sebagai tumpuan utama di lini serang Arsenal. Meski demikian, penyerang asal Jerman tersebut sedang melewati periode sulit. Sejak kembali lebih awal dari jeda internasional akibat cedera otot dan tampil melawan Leeds, Havertz belum mencetak gol dan hanya menyumbang satu asis dalam enam pertandingan terakhir.
Dalam kekalahan dari Fleetwood di ajang EFL Cup, Havertz melepaskan tujuh tembakan yang menghasilkan 0,72 expected goals (xG). Secara keseluruhan musim ini, rata-rata tembakan, gol, dan xG non-penalti Havertz per 90 menit berada di tingkat terendah sepanjang kariernya bersama Arsenal.
Selain penurunan statistik serangan, Havertz juga mencatatkan lonjakan dalam pelanggaran offside. Seperti dilaporkan CBS Sports Headlines, Havertz saat ini memimpin daftar offside Liga Inggris dengan 10 kali terperangkap, unggul dari Bukayo Saka dan Dominic Calvert-Lewin yang berada di posisi kedua dengan tujuh kali offside.
Dukungan Arteta dan Peluang Menghadapi Liverpool
Mikel Arteta menegaskan bahwa penurunan performa Havertz tidak berkaitan dengan cedera otot yang sempat dialaminya. Arteta menyebutkan bahwa penurunan efisiensi pada pemain depan merupakan hal biasa dalam sepak bola dan menyatakan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada penyerang berusia 27 tahun tersebut.
Opsi penyerang lain yang dimiliki Arsenal, Viktor Gyokeres, juga belum menunjukkan performa yang meyakinkan. Saat dipercaya menjadi starter dalam kemenangan atas Everton, Gyokeres tidak mencatatkan satu pun tembakan. Rata-rata tembakannya per 90 menit berada di angka 0,92, yang menempatkannya di urutan ke-16 di dalam skuad Arsenal.
Dengan keterbatasan pilihan di lini depan, Havertz diperkirakan tetap menjadi andalan Arteta saat bertandang ke Anfield. Arsenal berharap sang penyerang mampu mengulang performa impresifnya seperti saat mencetak gol dan membawa tim menang 3-1 atas Liverpool pada musim lalu.
Sumber: CBS Sports Headlines








