Sekelompok peneliti di laboratorium neurosaintis Sam Gershman di Universitas Harvard berupaya mereplikasi eksperimen kontroversial dari tahun 1960-an mengenai transfer ingatan pada cacing pipih (planaria). Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan apakah ingatan makhluk hidup dapat ditransfer dari satu individu ke individu lainnya melalui kanibalisme.
Eksperimen Ikonik James McConnell pada Tahun 1960-an
Pada dekade 1960-an, psikolog perilaku James McConnell meyakinkan dunia ilmiah bahwa cacing planaria dapat dikondisikan secara klasik, dan ingatan dari pelatihan tersebut dapat ditransfer melalui perilaku kanibalisme. McConnell melakukan eksperimen dengan memberikan kejut listrik kepada cacing sambil memaparkan cahaya terang, hingga cacing tersebut mengasosiasikan cahaya dengan kejut listrik. Ketika cacing-cacing terlatih ini dipotong, bagian ekor yang meregenerasi kepala ternyata juga mempertahankan ingatan tersebut, yang menunjukkan bahwa ingatan tidak hanya tersimpan di otak.
McConnell kemudian mencincang cacing-cacing terlatih tersebut dan memberikannya kepada cacing lain yang belum terlatih karena sifat kanibal mereka. Hasilnya, cacing-cacing “kanibal” tersebut langsung menunjukkan respons terhadap cahaya seolah-olah mereka mengingat apa yang harus dilakukan. Temuan sensasional ini membuat McConnell sangat terkenal dan mendirikan jurnal tandingan bernama The Worm Runner’s Digest. Namun, kepopulerannya meredup setelah banyak ilmuwan gagal mereplikasi hasil temuannya, dan McConnell menutup laboratoriumnya pada tahun 1971 sebelum wafat pada tahun 1990.
Kendala Replikasi Modern di Laboratorium Harvard
Puluhan tahun kemudian, Gershman dan timnya memutuskan untuk menguji kembali temuan tersebut dengan mencari berbagai jenis planaria di alam liar, mulai dari Sungai Charles di Boston hingga perairan di Michigan dan Oregon. Kendati demikian, mereka menghadapi kendala besar karena cacing-cacing modern tersebut tidak dapat menunjukkan pembelajaran dasar merespons cahaya seperti yang dideskripsikan pada era 1960-an. Tim peneliti bahkan menemui mantan kolaborator McConnell yang berusia sembilan puluhan di Oregon, Daniel dan Reeva Kimble, serta mempelajari arsip cetak yang mereka simpan.
Meskipun para peneliti pendahulu yakin bahwa eksperimen tersebut berhasil dan didukung oleh puluhan laboratorium pada masa itu, tim Harvard tetap tidak mendapati cacing planaria modern dapat dididik. Salah satu kemungkinan yang diungkapkan peneliti adalah adanya inkonsistensi dalam penilaian perilaku cacing pada masa lalu, atau perubahan pada cacing itu sendiri akibat faktor lingkungan. Di sisi lain, eksperimen transfer ingatan pada organisme lain seperti siput laut dan cacing gelang justru kembali diminati oleh para ilmuwan modern dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, Gershman mulai mengalihkan fokus penelitiannya dari cacing planaria yang misterius ke cacing gelang Caenorhabditis elegans yang telah terbukti secara konsisten dapat mempelajari sesuatu dalam studi neurosains. Dengan dimulainya serangkaian eksperimen baru menggunakan model organisme tersebut, Gershman berharap dapat meneliti ingatan pada tingkat molekuler tanpa harus terjebak dalam jalur buntu penelitian sebelumnya.
Sumber: WIRED








