Produsen otomotif asal Italia, Ferrari, dikabarkan bakal menghidupkan kembali lini legendaris Challenge Stradale setelah lebih dari dua dekade. Seperti dilaporkan Autoblog News, pabrikan tersebut sedang menyiapkan 296 Challenge Stradale yang dijadwalkan meluncur sebelum akhir tahun ini.
Tradisi balap tunggal Ferrari sendiri telah berlangsung selama lebih dari 30 tahun, dimulai sejak 1993 menggunakan model 348 di Eropa dan Amerika Utara. Seiring berjalannya waktu, penerus balap seperti F355 Challenge terus dikembangkan. Pada 2003, Ferrari menghadirkan 360 Challenge Stradale sebagai versi legal jalan raya dari mobil balap mereka untuk konsumen yang menginginkan sensasi lintasan balap tanpa harus berlaga di kejuaraan resmi. Kala itu, model tersebut menjadi pesaing utama Porsche 911 GT3 RS generasi 996.2.
Peluncuran dalam Finali Mondiali
Menurut laporan The Supercar Blog yang dikutip Autoblog News, peluncuran 296 Challenge Stradale dijadwalkan berlangsung pada 21 November mendatang. Tanggal peluncuran tersebut bertepatan dengan rangkaian acara Finali Mondiali di Circuit de Barcelona-Catalunya yang digelar pada 17 hingga 23 November. Mobil sport ini diperkirakan akan dibanderol mulai dari 320.000 euro atau sekitar 358.000 dolar AS.
Pengembangan model terbaru ini telah terlihat sejak Februari lalu, ketika prototipe terselubung stiker kamuflase tertangkap kamera sedang diuji coba di jalanan Maranello. Prototipe tersebut tampak mengusung paket aerodinamika khusus, termasuk sayap belakang berukuran besar.
Perkiraan Spesifikasi dan Bobot
Model jalan raya terbaru ini diprediksi tidak akan menggunakan sistem plug-in hybrid seperti pada 296 standar, mengikuti jejak 296 Challenge versi balap. Pencopotan komponen elektrifikasi diperkirakan dapat memangkas bobot kendaraan hingga lebih dari 300 pon (sekitar 136 kg).
Tanpa dukungan motor listrik, mesin V6 twin-turbo milik 296 Challenge Stradale diperkirakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 690 hingga 720 tenaga kuda (dk). Meskipun tenaganya berada di bawah varian hibrida standar, pengurangan bobot membuat berat total mobil ini diperkirakan mendekati 3.000 pon (sekitar 1.360 kg), jauh lebih ringan dibanding model hibrida yang mencapai lebih dari 3.500 pon (sekitar 1.587 kg).
Sumber: Autoblog News








