Otomotif

Chevrolet SS, Sedan Biasa Bertenaga V8 Rasa Mobil Sport

Chevrolet SS, Sedan Biasa Bertenaga V8 Rasa Mobil Sport
Daftar Isi
  1. Kinerja dan Kesederhanaan Sedan Performa
  2. Asal-Usul Chevrolet SS
  3. Fitur Pengemudi Sejati dan Prospek Bekas

Beberapa tahun lalu, sebuah sedan empat pintu dengan gril polos dan lencana yang mudah dilupakan sempat menawarkan sesuatu yang jarang dibangun kembali oleh pabrikan otomotif. Sedan tersebut mengusung mesin besar V8 aspirasi natural, penggerak roda belakang, girboks manual yang layak, serta penyetelan sasis yang patut diperhitungkan dengan harga setara crossover keluarga.

Kinerja dan Kesederhanaan Sedan Performa

Menurut TopSpeed, sedan terbaik memiliki trik khusus untuk membuat orang lain meremehkannya saat bersanding di lampu merah. Akselerasi dari nol hingga 60 mph dapat ditempuh dalam rentang waktu empat detik, menyamai sedan sport asal Jerman yang dibanderol dengan harga puluhan ribu dolar lebih mahal. Daya tarik utama dari mobil jenis ini terletak pada kejutan performa yang diberikan secara langsung tanpa menjadi sekadar kalimat pemasaran.

Sedan ini tidak hanya unggul dalam kecepatan garis lurus, tetapi juga memadukan tenaga tersebut dengan keseimbangan serta ketenangan yang biasanya harus dibayar dengan harga mahal. Kendaraan ini dapat menampung lima orang dewasa dan menyediakan bagasi berukuran penuh layaknya mobil keluarga pada umumnya. Di sisi lain, mobil modern masa kini hadir dengan berbagai teknologi tambahan, sistem kendali berlapis layar, dan bobot yang jauh lebih berat seperti yang ditemukan pada BMW M3.

Cadillac CT5-V Blackwing menjadi pengecualian karena menawarkan mesin supercharged V8 dengan transmisi manual, namun harganya terlalu tinggi bagi sebagian besar pembeli. Sebaliknya, sedan yang terlupakan ini mengambil pendekatan tanpa penambahan turbocharger, bantuan elektrifikasi, atau perangkat penggerak semua roda yang menambah kerumitan. Kesederhanaan mekanis murni inilah yang kerap hilang pada sedan modern akibat pengejaran angka semata.

Asal-Usul Chevrolet SS

Mobil yang dimaksud adalah Chevrolet SS yang dipasarkan di Amerika Serikat dari tahun 2014 hingga 2017, seperti dicatat TopSpeed. Kendaraan ini dirancang di Elizabeth, Australia Selatan, oleh Holden selaku anak perusahaan General Motors, dan pada dasarnya merupakan model VF Commodore yang berganti lencana. Di balik tampilannya terdapat arsitektur penggerak roda belakang bernama platform Zeta yang dirancang dengan perhatian khusus pada dinamika sasis.

Dapur pacunya mengandalkan mesin LS3 V8 berkapasitas 6,2 liter, mesin yang sama seperti yang menggerakkan C6 Corvette. Di dalam Chevrolet SS, mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 415 tenaga kuda dan torsi 415 pon-kaki dengan suara khas small-block. Chevrolet memasarkan mobil ini mulai harga 46.000 dolar AS saat peluncurannya, namun minimnya pemasaran membuat angka penjualan tetap rendah hingga pabrik Holden ditutup pada 2017.

Fitur Pengemudi Sejati dan Prospek Bekas

Kelengkapan standar mobil ini mencakup sistem peredam kejut adaptif Magnetic Ride Control yang dipinjam dari katalog Corvette dan Cadillac untuk memberikan kenyamanan berkendara di perkotaan maupun kendali bodi yang ketat. Pada tahun produksi 2015, Chevrolet menambahkan girboks manual enam percepatan Tremec yang dipadukan dengan kemudi berbantuan hidrolik dan rem Brembo untuk menghasilkan pengendalian yang responsif.

Kini, Chevrolet SS menjadi salah satu pilihan mobil performa bekas yang menarik dengan kisaran harga pasar dari kisaran 30.000 dolar AS hingga 40.000 dolar AS lebih untuk kondisi bersih. Mesin LS3 terbukti andal dengan ketersediaan suku cadang mekanis yang berbagi dengan Corvette dan Camaro, meski panel bodi khusus buatan Australia memerlukan perhatian lebih. Permintaan dari para kolektor terus meningkat karena produksi yang rendah serta ketiadaan sedan bermesin V8, bertransmisi manual, dan penggerak roda belakang serupa di masa mendatang.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *