Daftar Isi
Sebuah patung kaca dan beberapa medali raib dicuri dari monumen peringatan yang didedikasikan untuk 23 korban tewas dalam tragedi kecelakaan pesawat Munich, termasuk delapan pemain Manchester United. Aksi pencurian tersebut dilaporkan terjadi di Manchesterplatz, Munich, tempat pesawat mengalami kecelakaan saat lepas landas pada tanggal 6 Februari 1958 setelah mengisi bahan bakar dalam perjalanan pulang dari pertandingan Piala Eropa di Belgrade.
Kronologi dan Respons Yayasan
Kepolisian Munich menjelaskan bahwa lemari kaca pelindung monumen tersebut dipecahkan menggunakan batu oleh pelaku. Peristiwa pencurian itu diperkirakan berlangsung antara pukul 08.00 dan 13.00 waktu setempat pada Senin (26/10). Manchester Munich Memorial Foundation (MMMF) menyatakan rasa duka yang mendalam atas insiden ini. Ketua yayasan, Ifty Ahmed, mengatakan kepada BBC News bahwa tindakan tersebut telah menimbulkan dampak emosional yang berat bagi pihak keluarga korban. Menurut Ahmed, para pelaku tidak menyadari kerusakan batin yang mereka timbulkan karena monumen itu selama ini menjadi tempat menenangkan diri bagi keluarga yang kehilangan orang terkasih. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa barang yang diambil tidak akan mampu menghapus kenangan mereka.
Barang Hilang dan Upaya Perbaikan
Mark Salzmann selaku ketua Red Docs Munich, kelompok pendukung Bayern Munich yang turut merawat monumen tersebut, mengungkapkan bahwa kerusakan pertama kali ditemukan oleh ibunya saat berkendara melewati lokasi. Salzmann menuturkan bahwa salah satu barang yang dicuri adalah patung kaca yang awalnya diberikan kepada mantan Wali Kota Munich, Dieter Reiter. Kelompok suporter ini bertugas mengumpulkan kenang-kenangan dari pengunjung global dan menempatkannya di dalam lemari pajangan. Barang-barang yang hilang dinilai sangat unik dan sulit diganti, meski pihak yayasan bersama kelompok tersebut sedang mendiskusikan opsi penggantinya. Mengenai jumlah medali yang hilang, Ahmed menyatakan pihaknya belum bisa memastikan secara pasti. Pihak Manchester United sempat menawarkan diri untuk menanggung biaya perbaikan, tetapi yayasan memutuskan untuk menutup biayanya sendiri, dan pecahan kaca pada lemari langsung diganti pada hari yang sama.
Dukungan Publik dan Penyelidikan Polisi
Dukungan moral mengalir dari berbagai kelompok suporter klub lain, termasuk Liverpool, Manchester City, dan Leeds, yang mengirimkan pesan solidaritas kepada yayasan. Monumen batu di lokasi tersebut dipasang pada tahun 2004, sementara lemari pajangan baru ditambahkan pada 2020 dan diresmikan tahun 2023. Sekitar 1.500 orang dari penjuru dunia tercatat menghadiri acara peringatan tahunan di Manchesterplatz pada bulan Februari lalu. Salzmann menambahkan, banyaknya dukungan yang diterima membuktikan betapa pentingnya monumen tersebut dan menegaskan bahwa ikatan antara Manchester dan Munich tidak akan pernah luntur. Hingga kini, pihak kepolisian menyatakan belum ada tersangka yang ditangkap dan mengimbau siapa pun yang memiliki informasi atau menjadi saksi untuk segera melapor.
Sumber: BBC Sport








