Otoritas di Yunani dan Turki mengeluarkan peringatan cuaca buruk menyusul perkiraan curah hujan tinggi yang masih akan melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari ke depan. Wilayah Yunani bagian tengah serta Turki bagian barat bersiap menghadapi potensi curah hujan tambahan hingga mencapai 150 milimeter.
Cuaca Ekstrem dan Tornado di Turki
Badai petir kuat yang dipicu oleh area tekanan rendah telah menerjang Turki dan sebagian wilayah tenggara Eropa. Sebuah tornado yang terbentuk di tengah badai intens di kota pesisir Antalya, Turki selatan-barat, menewaskan empat pekerja konstruksi.
Dampak Siklon dan Topan di Asia
Pergerakan cuaca ekstrem juga terjadi di Asia, di mana Siklon Arnab memicu evakuasi massal terhadap lebih dari 180.000 penduduk di wilayah Odisha dan Andhra Pradesh, India. Badai yang membawa angin kencang berkecepatan lebih dari 140 kilometer per jam dan curah hujan melampaui 200 milimeter ini menyebabkan gangguan luas pada infrastruktur energi serta transportasi. Sementara itu, Topan In-fa di Samudra Pasifik barat meningkat menjadi super topan dengan kecepatan angin berkelanjutan mencapai 240 kilometer per jam dan diperkirakan berdampak pada Kepulauan Mariana.
Di belahan bumi lainnya, Badai Tropis Vance yang melintasi Meksiko bagian barat telah melemah menjadi depresi tropis namun tetap memicu ancaman banjir serta tanah longsor di Sinaloa, Durango, dan Nayarit.
Sumber: Environment | The Guardian








