Teknologi

Mengenal Renoa, Serat Baru Pertama dalam 25 Tahun

Mengenal Renoa, Serat Baru Pertama dalam 25 Tahun

Permintaan akan pakaian berbahan kasmir terus meningkat di berbagai kalangan dan acara fesyen. Namun, di balik popularitasnya, kasmir masih tergolong mahal, sulit dirawat, serta memicu kerusakan padang rumput di Asia Tengah akibat peternakan kambing.

Inovasi Bahan Alternatif Bernama Renoa

Sebuah startup bernama Everbloom mengembangkan serat alternatif bernama renoa yang diklaim bisa dicuci dan menawarkan harga lebih terjangkau. Bahan ini terbuat dari limbah protein, termasuk sisa kasmir, wol, serta bulu angsa dan bulu halus dari industri perlengkapan tempat tidur. Everbloom mengolah limbah tersebut menjadi bubuk lalu mencampurnya dengan biopolimer biodegradable. Campuran itu kemudian diekstrusi hingga menyerupai panjang dan diameter serat alami tertentu.

Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat baru-baru ini menyetujui renoa sebagai klasifikasi serat baru pertama dalam kurun waktu 25 tahun. Everbloom telah menghabiskan waktu selama tiga tahun untuk mengembangkan serat ini menggunakan model kecerdasan buatan khusus ilmu material, dengan kasmir tiruan sebagai produk perdana mereka.

Uji Coba dan Rencana Peluncuran Produk

Saat mengunjungi kantor pusat Everbloom di New York City, co-founder dan CEO Sim Gulati menunjukkan berbagai produk berbahan renoa seperti baju hangat berkerah bulat, sarung tangan rajut, dan syal. Syal tersebut menjadi barang yang paling mencolok karena telah melalui berbagai pengujian ekstrem termasuk mesin pengering pakaian, namun tetap tidak mengalami pilling maupun menyusut setelah dikenakan dan dicuci selama berbulan-bulan.

Saat ini, Everbloom sedang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan agar renoa dapat digunakan dalam produk komersial. Produk awal diperkirakan memuat sekitar 20 persen renoa yang dicampur dengan kasmir, dan dijadwalkan mulai beredar di pasaran pada kuartal kedua tahun 2027.

Sumber: TechCrunch

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *