Otomotif

Paus Leo XIV Gunakan Truk Pikap Fiat Titano di Uruguay

Paus Leo XIV Gunakan Truk Pikap Fiat Titano di Uruguay
Daftar Isi
  1. Mengenal Fiat Titano
  2. Modifikasi Menjadi Kendaraan Kepausan
  3. Jejak Kendaraan Kepausan

Paus Leo XIV memulai kunjungan dua hari ke Uruguay pada 6 November untuk menyambangi Montevideo, Paysandú, dan Florida. Berbeda dari bayangan umum tentang kendaraan kepausan berlapis baja, Fiat bersama mitra Stellantis di Uruguay, Nordex SA, merancang sebuah truk pikap sebagai kendaraan yang akan ditumpanginya.

Mengenal Fiat Titano

Kendaraan dasar yang digunakan adalah Fiat Titano, sebuah truk pikap ukuran menengah yang dipasarkan di Amerika Latin dan sebagian Afrika. Di balik berbagai atribut seremonialnya, kendaraan ini adalah kuda beban yang tangguh dengan sasis tangga, ground clearance yang tinggi, serta kapasitas muatan yang memadai. Sasis pikap dinilai sangat ideal dijadikan panggung arakan karena bak belakangnya mampu memberikan visibilitas yang jelas bagi khalayak tanpa perlu membangun platform khusus dari nol, sekaligus cukup kokoh untuk menopang kursi khusus yang dibaut secara permanen.

Secara spesifikasi, Titano mengandalkan mesin turbodiesel empat silinder berkapasitas 2,2 liter yang mampu menghasilkan tenaga hingga 200 tenaga kuda dan torsi 450 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan pilihan transmisi manual enam percepatan atau otomatis delapan percepatan, serta tersedia dalam sistem penggerak roda belakang atau semua roda. Truk ini merupakan versi kembar dari Peugeot Landtrek yang diproduksi di kawasan tersebut.

Modifikasi Menjadi Kendaraan Kepausan

Nordex menyulap bagian bak belakang Titano dengan memasang kursi putar yang dapat disetel ketinggiannya di bagian tengah, serta bangku berlapis bantalan di sisi kiri dan kanannya untuk penumpang lain. Seluruh bagian tersebut dibalut kulit putih, dipadukan dengan karpet merah yang melapisi dasar dan dinding bak. Faktor keselamatan didukung oleh pagar pengaman, tangga elektronik tarik untuk akses naik, serta atap transparan di atas rangka logam guna melindungi dari cuaca tanpa menghalangi pandangan terhadap Paus. Eksterior truk diselesaikan dalam warna putih, lengkap dengan bendera Vatikan di atas lampu utama serta lambang kepausan di bagian pintu.

Kendaraan ini tidak dilengkapi dengan kaca anti peluru, yang menandakan perbedaan pendekatan dibanding sangkar pengaman tertutup pada kendaraan kepausan di masa lalu. Penekanan utama dari kendaraan ini adalah keterbukaan dan kemudahan akses bagi publik.

Jejak Kendaraan Kepausan

Penggunaan merek Fiat untuk perjalanan kepausan di Amerika Selatan pernah terjadi sebelumnya ketika Paus Fransiskus menaiki sebuah Fiat Idea dalam kunjungannya ke Brasil pada 2013 tanpa atribut seremonial. Sebaliknya, kendaraan Titano yang digunakan Paus Leo XIV tampil penuh dengan kelengkapan seremonial.

Sejarah kendaraan kepausan sendiri mencakup berbagai model mewah seperti Mercedes-Benz 300D Pullman Landaulet untuk Paus Yohanes XXIII pada 1960, seri G-Class pertama untuk Paus Yohanes Paulus II pada 1980, hingga G580 elektrik dengan teknologi EQ yang diperkenalkan pada 2024. Di tengah sejarah tersebut, penggunaan truk pikap diesel dari merek yang jarang dikaitkan dengan kendaraan komersial berat di dunia Barat ini menjadi pilihan yang tidak biasa namun fungsional.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *