Daftar Isi
Beth Ford, pemimpin koperasi pertanian Land O’Lakes, memiliki latar belakang karier yang unik mulai dari industri penerbitan, barang konsumsi, hingga perminyakan. Dalam wawancara dengan program TIME, THE CEO MOMENT, Ford membahas perjalanan kariernya, kondisi petani di Amerika Serikat, serta dinamika konsumsi produk susu saat musim panen dimulai.
Pengalaman Kerja Awal dan Pelajaran Hidup
Dalam menceritakan perjalanan hidupnya, Ford mengungkapkan bahwa pekerjaan-pekerjaan awalnya sangat mengandalkan tenaga fisik. Ia pernah menjadi pelatih tenis, mencabuti rumput liar di ladang kacang, menjadi pengecat rumah, serta bekerja sebagai seorang petugas kebersihan.
Ford juga pernah mengelola dermaga tongkang di Boston untuk perusahaan Mobil sebagai pengawas gudang malam. Pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran berharga tentang manusia serta berbagai momen lucu dalam dinamika interaksi sosial di tempat kerja.
Tantangan Petani Amerika dan Isu Keamanan Nasional
Mengenai kondisi petani di Amerika Serikat saat ini, Ford menjelaskan bahwa mereka tengah menghadapi musim tanam termahal yang pernah ada. Harga pupuk, solar, baja, dan berbagai kebutuhan lainnya mengalami kenaikan, sehingga para petani harus bekerja di bawah tekanan berat dan volatilitas yang tinggi.
Menurut Ford, banyak masyarakat salah paham mengenai petani karena kurangnya pengetahuan di tengah kelimpahan pangan. Ia menekankan bahwa ketersediaan pangan merupakan kekuatan kemandirian Amerika yang harus dilihat sebagai diskusi investasi bisnis serta keamanan nasional, bukan perdebatan politik.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di wilayah pedesaan membutuhkan investasi yang layak. Sebanyak 19 persen populasi di daerah pedesaan menyumbang 44 persen personel militer, yang menunjukkan kontribusi besar mereka terhadap negara.
Kebijakan Imigrasi dan Konsumsi Produk Susu
Menanggapi sektor ketenagakerjaan, di mana dua pertiga pekerja pertanian merupakan imigran non-warga negara, Ford menyatakan bahwa reformasi imigrasi adalah pengungkit yang luar biasa untuk pertumbuhan ekonomi. Analisis menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) dapat tumbuh sebesar 3,3 persen atau lebih dari satu triliun dolar dalam dekade berikutnya jika reformasi imigrasi terwujud.
Di akhir wawancara, ketika ditanya mengenai tren konsumsi, Ford mengonfirmasi bahwa masyarakat Amerika saat ini mengonsumsi lebih banyak mentega dan keju. Konsumsi tersebut terus meningkat, meskipun masih berada di bawah tingkat konsumsi masyarakat Eropa.
Sumber: TIME








