Para ahli mengkhawatirkan pohon-pohon pinus Skotlandia berusia matang mungkin akan hilang dari lanskap dataran tinggi yang dilanda kebakaran hutan besar pada musim panas lalu. Badan Kehutanan dan Pertanahan Skotlandia (Forestry and Land Scotland) menyatakan kobaran api di sekitar Glenmore, kawasan Cairngorms, berpotensi memusnahkan banyak pohon pinus tua berusia ratusan tahun.
Dampak Kebakaran pada Pohon Tua
Menurut badan pemerintah tersebut, hilangnya pohon-pohon tua ini menghilangkan sumber benih yang sangat penting dan menyulitkan spesies tersebut untuk melakukan regenerasi. Kebakaran itu sendiri melahap sekitar 10 mil persegi area hutan dan lahan gambut di dekat Aviemore pada bulan Juli dan Agustus.
Meskipun demikian, Forestry and Land Scotland mencatat adanya banyak tanda pemulihan alami yang menggembirakan di antara spesies lain setelah kebakaran terjadi. Para staf yang memantau lokasi melaporkan bahwa pohon birch, rowan, dan willow mulai tumbuh kembali dari batang serta sistem akar yang selamat.
Tanda Pemulihan Alam
Area lereng bukit yang luas juga terpantau mulai menghijau kembali seiring kembalinya rumput, pakis, dan tanaman blaeberry. Kondisi tersebut terlihat sangat jelas di lokasi-lokasi yang tanahnya masih menyimpan kelembapan atau di mana intensitas api tergolong rendah.
Hewan seperti rusa dan burung capercaillie kini juga sering terlihat di kawasan yang terdampak kebakaran, karena tertarik oleh pertumbuhan rumput baru. Forester manajemen dan pengelolaan kehutanan FLS, Eelco de Jong, menilai pemulihan vegetasi berdaun lebar ini menjanjikan dengan banyaknya pohon birch, rowan, dan willow yang diperkirakan tumbuh cepat.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan besar masih ada di depan mata akibat lapisan tanah organik yang rusak parah serta kerusakan pada pohon pinus Skotlandia yang terkenal di kawasan tersebut. Ia menambahkan bahwa kekhawatiran utamanya adalah banyak pohon pinus tua yang disebut granny pines bisa musnah, sehingga menghilangkan sumber benih penting serta habitat bagi spesies seperti capercaillie.
Sebagian dari pohon-pohon veteran tersebut berusia lebih dari 100 hingga 200 tahun, dan jika terjadi kematian pohon, butuh waktu berabad-abad bagi pohon dengan ukuran serupa untuk kembali menghiasi lanskap tersebut.
Sumber: BBC News








