Google memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru bernama Gemini 4 Carbon yang diklaim membawa lompatan signifikan dalam bidang pemrograman komputer dan keamanan siber. Peluncuran ini menyusul kehadiran Gemini 4 Argon yang dirilis dua pekan sebelumnya oleh perusahaan tersebut.
Keunggulan dalam Berbagai Tolok Ukur
Berdasarkan pengujian internal perusahaan, Gemini 4 Carbon mencetak skor tertinggi pada tolok ukur umum AI, AA Index v5.0, dengan angka 59. Capaian tersebut berada sedikit di atas model Claude Opus 5.5 dan GPT-6 Astra. Google menyatakan model terbarunya ini mendominasi berbagai kategori penting seperti pemrograman agen, penggunaan komputer, pekerjaan berbasis pengetahuan, serta sains dan matematika.
Dalam bidang keamanan siber, Google menyebutkan bahwa model ini unggul dalam mendeteksi, memprioritaskan, serta memperbaiki celah kerentanan langsung dari akar masalahnya. Selain itu, model ini diklaim mampu menghasilkan kode yang aman dua kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan pendahulunya, Gemini 4 Argon.
Peningkatan Keamanan dan Tahap Rilis
Google menjelaskan bahwa Carbon turut meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan melalui pengurangan eksploitasi celah, peningkatan transparansi, serta ketahanan terhadap injeksi perintah. Model ini juga dirancang untuk mengurangi klaim yang tidak didukung serta memperbaiki kolaborasi dalam menyelesaikan tugas tanpa melampaui batas.
Dalam tahap awal peluncurannya, Google akan menyediakan akses Gemini 4 Carbon secara terbatas kepada perusahaan-perusahaan pertahanan siber terpilih guna menjalani pengujian pra-rilis. Perusahaan kemudian berencana memperluas akses kepada mitra tepercaya melalui Program Fairwind sebelum nantinya dirilis secara massal untuk publik.








