Politik

Meme Anakin Skywalker Jadi Senjata Kampanye Kelompok Kanan AS

Meme Anakin Skywalker Jadi Senjata Kampanye Kelompok Kanan AS

Menjelang pemilihan paruh waktu, kalangan konservatif pendukung gerakan MAGA dan tokoh teknologi memanfaatkan meme bertema Anakin Skywalker dari film Star Wars sebagai narasi penutupan kampanye mereka. Fenomena daring ini menampilkan berbagai suntingan gambar dan video sang tokoh fiktif untuk menyuarakan pandangan politik sayap kanan di media sosial.

Narasi Pengorbanan dan Propaganda

Salah satu unggahan memuat gambar Ewan McGregor sebagai Obi-Wan Kenobi memegang lightsaber dengan taksiran candaan mengenai surat suara pos yang datang pada malam hari. Unggahan lain menampilkan montase transformasi Anakin Skywalker menjadi Darth Vader, yang dinilai oleh salah satu kreator daring sebagai bentuk propaganda paling profetik dan efektif yang tidak disengaja dari George Lucas. Pendiri perusahaan rintisan kecerdasan buatan, Guillaume Verdon, seperti dikutip dari WIRED, bahkan melontarkan prediksi bahwa suntingan bertema Anakin tersebut mampu mengubah arah perolehan suara dalam pemilu paruh waktu.

Menurut streamer Kristen Kangmin Lee, tokoh Anakin Skywalker melambangkan sosok terpinggirkan yang mengalami radikalisasi ketika menyadari bahwa tatanan politik tempatnya bernaung ternyata korup dan munafik. Penulis Substack sayap kanan, Max Mersault, berpendapat bahwa unggahan mengenai karakter tersebut memiliki signifikansi kultural yang luar biasa. Elon Musk turut membagikan gambar buatan kecerdasan buatan yang menampilkan Anakin bersama keluarga serta pasukan kekaisaran, disertai keterangan yang menyebutkan hal tersebut sebagai sesuatu yang telah dicuri dari mereka.

Kritik dan Realitas Politik

WIRED melaporkan bahwa para pendukung MAGA memanfaatkan narasi tersebut di tengah bayang-bayang inflasi, perang di Timur Tengah, dan ketidakpopuleran presiden AS, tanpa mempermasalahkan fakta bahwa karakter Anakin merupakan seorang penjahat genosida yang membunuh anak-anak demi menggulingkan demokrasi. Tren ini muncul setelah sebelumnya kelompok tersebut sempat menggandrungi konten berbau insel bertema karakter Draco Malfoy dari waralaba Harry Potter. Departemen Pendidikan Amerika Serikat bahkan sempat ikut meramaikan tren tersebut sebelum memperbaruinya dengan citra Anakin.

Di sisi lain, Katie Miller selaku podcaster dan istri penasihat utama Trump, Stephen Miller, menyatakan melalui akun X miliknya bahwa dirinya menghabiskan waktu tanpa penyesalan untuk melihat unggahan-unggahan tentang Anakin. Para tokoh teknologi dan pendukung Partai Republik mengeklaim bahwa tren budaya ini berhasil membalikkan dekade kerusakan budaya dalam kurun waktu kurang dari seminggu. Namun, di dunia nyata, keinginan untuk menjadi tokoh jahat seperti Darth Vader dinilai tidak lebih dari sekadar lamunan kekanak-kanakan.

Hayden Christensen, pemeran Anakin Skywalker, pernah mengungkapkan kepada majalah Variety pada tahun 2023 bahwa penggambaran sisi gelap karakternya justru menunjukkan sosok yang menyedihkan dan terjebak dalam kehidupan yang tidak ia inginkan. Apapun hasil akhir dari pertarungan elektoral yang berlangsung, kelompok konservatif tersebut dipastikan akan segera mencari antihero baru untuk aspirasi politik mereka berikutnya.

Sumber: WIRED

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *