Daftar Isi
Produsen otomotif merilis Luxeed Stormax, sebuah mobil listrik sport mewah yang menggabungkan performa tinggi, kemewahan kabin, serta fitur kecerdasan buatan. Kendaraan ini menarik perhatian saat media asal Indonesia melakukan kunjungan ke Wuhu, China, sebagaimana dilaporkan Carmudi Indonesia.
Mengusung filosofi Redefining Luxury Through Intelligence, kendaraan ramah lingkungan ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang cepat, nyaman, dan praktis melalui penyematan berbagai teknologi pintar.
Desain Aerodinamis Berkarakter Supercar
Dari segi dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, dan jarak sumbu roda 3.000 mm. Proporsi bodi yang lebar serta berpostur rendah terinspirasi langsung dari karakter khas sebuah supercar. Wajah depan menampilkan gaya flying-wing dengan lampu utama berbentuk L, sementara area belakang dipasangi lampu Ring Star-diamond beserta diffuser aktif guna menambah daya tekan ke bawah.
Rancangan eksteriornya dibekali 10 saluran aerodinamika dengan koefisien hambat udara di bawah 0,263 Cd. Pabrikan menyediakan enam pilihan warna eksterior serta tiga kombinasi warna untuk interior.
Performa Mesin Tembus 625 Hp
Sektor dapur pacu menjadi keunggulan utama kendaraan ini lewat dukungan dua motor listrik berteknologi penggerak semua roda (AWD). Konfigurasi ini mampu meletupkan tenaga maksimal hingga 460 kW atau setara 625 hp dan torsi puncak 775 Nm. Akselerasi dari posisi diam menuju 100 km/jam dapat dituntaskan dalam waktu kurang dari 3,9 detik, dengan kecepatan maksimum melampaui 250 km/jam. Fitur One-Touch BOOST juga disematkan untuk mendongkrak torsi secara instan sebesar 10 persen selama maksimal 20 detik.
Sistem kaki-kaki ditunjang oleh suspensi udara dual-chamber, Dual-Valve Continuous Damping Control (CDC), serta Vehicle Motion Control (VMC). Suspensi depan mengadopsi tipe double-wishbone berbahan aluminium, sedangkan bagian belakang memakai tipe independen five-link. Keseimbangan kendaraan didukung distribusi beban gandar 50:50 serta sistem pengereman berkaliper enam piston. Pengembangan dinamika berkendara ini melibatkan Tobias Moers, mantan eksekutif Mercedes-AMG dan Aston Martin, sebagai penasihat utama.
Daya Jelajah Baterai dan Pengisian Cepat
Luxeed Stormax memboyong baterai lithium-ion NCM berkapasitas 100 kWh buatan CATL yang berjalan pada arsitektur kelistrikan 800V. Pada varian AWD, mobil ini diklaim sanggup menempuh jarak lebih dari 550 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Proses pengisian daya cepat berarus searah (DC) mampu mengisi kapasitas dari 30 hingga 80 persen dalam kurun waktu sekitar 15 menit, sementara pengisian berarus bolak-balik (AC) mendukung daya hingga 22 kW pada pasar tertentu.
Kabin Mewah Berbasis Kecerdasan Buatan
Interior mobil dihiasi lapisan kulit Nappa serta jok depan elektrik dengan pengaturan 16 arah yang dilengkapi pemanas, ventilasi, dan fitur pijat 16 titik. Penumpang depan mendapatkan fasilitas mode Zero Gravity, sedangkan kursi baris belakang bisa disandarkan hingga sudut maksimum 136 derajat. Layar kontrol tengah dapat bergeser ke empat arah menggunakan perintah suara, didukung pula oleh head-up display (HUD), kontrol suara empat zona, serta kokpit cerdas berbasis AI yang menguasai lebih dari 10 bahasa.
Kenyamanan di dalam kabin makin lengkap dengan hadirnya kompartemen pendingin dan penghangat berkapasitas 7,7 liter bersuhu minus 6 hingga 50 derajat Celsius. Sistem pendingin udara otomatis tiga zona, pengharum ruangan, pemantau kualitas udara, serta sistem tata suara 7.1.4 dengan total 23 speaker—termasuk dua speaker sandaran kepala dan dua speaker luar—turut melengkapi fasilitas interior.
Struktur Bodi dan Fitur Bantuan Pengemudi
Mobil ini disemati fitur keselamatan aktif Level 2+ yang mencakup Highway Navigate on Autopilot (NOA), Adaptive Cruise Control, Lane Centering Control, Automatic Emergency Braking, hingga Blind Spot Detection. Tersedia pula asisten parkir untuk mempermudah navigasi di area sempit.
Konstruksi bodi memanfaatkan baja berkekuatan tinggi dan aluminium hingga 90,5 persen dengan tingkat kekakuan torsional sebesar 51.040 Nm per derajat. Perlindungan fisik diperkuat oleh baja hot-formed pada kabin depan, balok pelindung benturan samping, dan sabuk pengaman depan dengan pretensioner ganda. Walau dirancang memenuhi standar keselamatan bintang lima China, Eropa, dan Australia, hasil uji tabrak resmi dari lembaga terkait belum dicantumkan dalam dokumen produk.
Hingga saat ini, dokumen resmi kendaraan belum memuat rincian harga, jadwal peluncuran, maupun kepastian ketersediaannya untuk pasar Indonesia.
Sumber: Carmudi Indonesia








