Internasional

Kumbang Langka Ditemukan Kembali di Wales Setelah 60 Tahun

Kumbang Langka Ditemukan Kembali di Wales Setelah 60 Tahun

Seekor spesies kumbang yang sangat langka ditemukan di Pembrokeshire setelah tidak terlihat di wilayah Wales selama enam dekade. Kumbang minyak leher pendek ini sangat bergantung pada lebah soliter untuk kelangsungan siklus hidup mereka serta membutuhkan habitat khusus dengan vegetasi lebat dan tutupan bunga yang padat.

Upaya Konservasi dan Penemuan Larva

Spesies ini sempat tidak pernah dilaporkan keberadaannya di Inggris selama hampir enam puluh tahun setelah tahun 1948 akibat hilangnya habitat yang hampir mendorong kepunahan mereka. Anne Hobbs dari Bumblebee Conservation Trust menyatakan bahwa temuan bukti tersebut sangat menarik karena mengindikasikan spesies itu kembali berkembang biak di Wales. Pada tahun sebelumnya, survei di Castlemartin hanya mendapati kumbang dewasa yang sudah mati, sehingga memicu kekhawatiran terhadap kelangsungan hidup spesies di lokasi tersebut.

Namun tahun ini, setelah melakukan pencarian selama tiga tahun, para ahli berhasil menemukan larva kumbang di sebagian kecil wilayah tersebut. Menurut Natural Resources Wales (NRW), jumlah dan persebaran larva kumbang yang terlihat juga memperkuat indikasi keberhasilan pembiakan tersebut. Kumbang minyak leher pendek dikategorikan sebagai satwa yang langka secara nasional di Britania Raya dan berstatus rentan dalam Daftar Merah IUCN.

Habitat dan Wilayah Penemuan

Kumbang jenis ini umumnya dapat dijumpai pada bulan Maret hingga Juni di area rumput pesisir yang kaya bunga serta habitat bukit pasir, dan menunjukkan aktivitas tertinggi pada hari yang hangat serta cerah. Kumbang dewasa mampu tumbuh hingga ukuran 24 milimeter dengan rentang usia hidup sekitar satu tahun. NRW menjelaskan bahwa berbagai persyaratan habitat tersebut menyebabkan hanya ada segelintir lokasi yang sesuai di seluruh wilayah Inggris.

Sebelumnya, kumbang tersebut sempat ditemukan kembali di Devon pada tahun 2006 serta di Isle of Coll, Skotlandia, pada tahun 2009. Semenjak saat itu, populasi tambahan juga berhasil ditemukan di Tiree, Islay, Barra, dan Uist. Kawasan Castlemartin Range di Pembrokeshire kini menjadi satu-satunya lokasi di Wales di mana spesies tersebut dapat ditemukan dan terus dipantau secara berkala oleh para pegiat konservasi.

Inisiatif pemantauan ini merupakan bagian dari program pemulihan spesies unggulan di Wales yang dijalankan oleh NRW untuk melestarikan kumbang minyak leher pendek bersama spesies lain dengan habitat serupa. Anne Hobbs menuturkan bahwa upaya perlindungan tersebut harus memperhatikan kebutuhan berbagai spesies agar dapat berjalan secara efektif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan relawan atas dukungan berkelanjutan meskipun sempat melewati dua tahun tanpa ada penemuan larva.

Pihaknya berharap pengelolaan kawasan tersebut dapat terus berlanjut agar spesies luar biasa ini mampu bertahan hidup pada masa kini hingga masa depan.

Sumber: BBC News

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *