Daftar Isi
Kandidat dari Partai Demokrat sukses mengamankan kendali atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dalam pemilu sela. Perubahan peta kekuatan di Washington ini menjadi pukulan telak bagi agenda legislatif Presiden Donald Trump.
Kemenangan Demokrat di Senat
Partai Demokrat diproyeksikan menguasai Senat setelah merebut kursi di sedikitnya enam negara bagian, termasuk kemenangan mengejutkan di Texas, Kansas, dan South Carolina. Di Ohio, Sherrod Brown mengalahkan kandidat Republik Jon Husted dalam pemilu sela khusus Senat. Brown unggul dengan perolehan 49 persen suara berbanding 46 persen yang diraih Husted, meskipun lawannya mendapat dukungan penuh dari Presiden Trump serta aliran dana jutaan dolar. Husted sebelumnya ditunjuk mengisi kursi kosong setelah JD Vance menjadi wakil presiden, dan sempat diterpa isu kontroversi terkait politik lokal.
Kejutan besar juga terjadi di Texas ketika politikus Demokrat James Talarico menumbangkan kandidat Republik yang didukung Trump, Ken Paxton. Kemenangan ini mengakhiri penantian selama 38 tahun bagi Demokrat untuk memenangi kursi Senat di Texas. Talarico berhasil mengatasi gelombang dana kampanye luar senilai lebih dari 200 juta dolar atau setara Rp3,2 triliun yang digelontorkan oleh miliarder sekutu Trump, Elon Musk, untuk memenangkan Paxton. Di Texas bagian gubernur, politikus Demokrat Gina Hinojosa juga sukses mengalahkan petahana dari Republik, Greg Abbott.
Sementara itu di Kansas, pendeta megachurch Methodist Adam Hamilton mencatatkan kemenangan historis dengan mengalahkan Senator Republik Roger Marshall. Kemenangan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Demokrat dalam perebutan kursi Senat di Kansas selama 94 tahun terakhir. Di Maine, senator perempuan dari Partai Republik yang paling lama menjabat, Susan Collins, mengakui kekalahannya dari penantang dari Demokrat, Troy Jackson, setelah proyeksi penghitungan suara menunjukkan keunggulan Jackson.
Kendalikan Dewan Perwakilan Rakyat
Berdasarkan proyeksi Associated Press, Partai Demokrat juga mengambil alih kendali Dewan Perwakilan Rakyat dengan memenangi 220 kursi, melampaui ambang batas mayoritas 218 kursi yang dibutuhkan. Pemimpin Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, merayakan proyeksi kemenangan tersebut dengan menyatakan bahwa partainya siap membawa perubahan dramatis yang diinginkan oleh masyarakat. Jeffries berjanji akan memprioritaskan layanan kesehatan yang terjangkau, melawan ekstremisme serta korupsi, dan membalikkan pemotongan anggaran asuransi kesehatan pemerintah yang dilakukan oleh Republik.
Selain pemilihan legislatif, Demokrat juga mendulang kemenangan dalam pemilihan gubernur di sejumlah wilayah. Di Ohio, Amy Acton mengalahkan kandidat Republik Vivek Ramaswamy dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjadi gubernur di negara bagian tersebut sekaligus memutus dominasi Partai Republik selama 16 tahun di posisi puncak pemerintahan setempat. Di Georgia dan Ohio, Demokrat turut mencatatkan kemenangan penting dalam kontestasi gubernur.
Tanggapan Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump mengakui bahwa perang di Iran serta dampaknya terhadap kenaikan harga bensin turut berkontribusi pada kekalahan Partai Republik dalam pemilu sela. Trump mengaku sedikit terkejut dengan hasil akhir pemilu ini, namun menilai bahwa kubu lawan telah menjalankan tugas dengan baik. Meski demikian, Trump menyatakan tetap membuka peluang kerja sama dengan Partai Demokrat dalam beberapa isu seperti imigrasi, namun menegaskan akan menggunakan hak veto terhadap proposal kebijakan yang tidak sejalan dengan pandangannya.
Pemilu sela ini mengubah peta kekuatan politik di Washington secara signifikan, di mana kubu oposisi kini memegang kendali penuh atas kedua kamar di Kongres untuk menantang sisa masa jabatan pemerintahan Donald Trump.








