Bendahara Negara Australia Jim Chalmers memberikan keterangan menyusul keputusan terkait suku bunga yang baru saja diumumkan oleh Reserve Bank of Australia (RBA).
Tanggapan Pemerintah atas Suku Bunga
Jim Chalmers mengatakan bahwa keputusan yang diambil sudah diprediksi sebelumnya oleh banyak pihak, namun situasi tersebut tetap memberikan beban berat bagi masyarakat serta dunia usaha di Australia. Menurutnya, hal ini menjadi kabar berat bagi warga yang harus menanggung dampak dari kondisi di luar kendali mereka.
Selain itu, Chalmers menyoroti konflik bersenjata di Timur Tengah yang sudah berlangsung selama sembilan bulan sebagai salah satu pemicu utama kenaikan inflasi. Eskalasi konflik tersebut terus mendorong tekanan kenaikan harga yang dirasakan secara berkelanjutan.
Situasi tersebut turut menahan laju pertumbuhan ekonomi, sehingga penyelesaian konflik diharapkan dapat segera tercapai demi kepentingan perekonomian global maupun masyarakat Australia yang sedang menghadapi tekanan biaya hidup.
Sumber: World news | The Guardian








