Otomotif

Honda NC750X 2026: Motor Touring Serbaguna untuk Semua Pengendara

Honda NC750X 2026: Motor Touring Serbaguna untuk Semua Pengendara
Daftar Isi
  1. Jajaran Motor Touring Honda
  2. Persaingan di Segmen Motor Touring
  3. Karakteristik Mesin dan Performa
  4. Kepraktisan dan Fitur Pendukung

Honda NC750X telah lama menjadi pilihan motor penjelajah yang mengutamakan kepraktisan dunia nyata ketimbang performa murni. Berdasarkan ulasan dari TopSpeed, motor crossover kelas menengah ini dirancang untuk menarik minat pengendara pemula hingga veteran yang berpengalaman.

Jajaran Motor Touring Honda

Honda menawarkan berbagai jenis motor touring, dimulai dari Gold Wing sebagai andalan utama. Gold Wing dibekali kenyamanan kelas satu, mesin enam silinder datar, dan paket teknologi lengkap, namun memiliki harga yang sangat mahal serta bodi yang sangat berat. Pilihan berikutnya adalah NT1100 DCT, motor sport tourer kelas liter yang berbagi mesin dengan Africa Twin, menawarkan keandalan tinggi dan kemampuan lintas benua dengan harga mulai dari 11.999 dolar Amerika Serikat. Kendati demikian, NT1100 tergolong berat dan tenaganya cukup besar untuk penggunaan di perkotaan.

Kondisi tersebut membuat Honda menghadirkan NC750X sebagai solusi penjelajah kelas menengah yang terjangkau, ringan, dan sangat praktis. Dibanderol dengan harga 9.499 dolar Amerika Serikat, motor ini bahkan dilengkapi dengan penyimpanan bawaan yang fungsional.

Persaingan di Segmen Motor Touring

Meskipun dipasarkan sebagai motor petualang, NC750X secara nyata berfungsi sebagai motor touring kelas menengah yang bersaing dengan Triumph Tiger Sport 660, Kawasaki Versys 650 LT ABS, Suzuki V-Strom 650, serta Suzuki V-Strom 800. Pesaing lainnya mencakup Moto Morini X-Cape 650 dan Benelli TRK 702 yang menawarkan harga lebih ekonomis. Sejumlah pengendara bahkan melirik skuter maksi BMW C 400 GT sebagai alternatif untuk perjalanan jarak jauh ringan.

Karakteristik Mesin dan Performa

NC750X menggunakan mesin dua silinder paralel berkapasitas 745cc berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga 58 daya kuda dan torsi 51 pon-kaki. Mesin tersebut dirancang dengan posisi relatif datar pada sasis karena awalnya dikembangkan untuk skuter dan motor konvensional. Konfigurasi ini serupa dengan yang digunakan pada skuter maksi X-ADV dan Forza 750.

Penyaluran tenaga menitikberatkan pada putaran menengah untuk mengoptimalkan kecepatan berkendara yang legal di jalan raya. Transmisi yang digunakan adalah transmisi kopling ganda atau DCT enam kecepatan.

Kepraktisan dan Fitur Pendukung

Penggunaan transmisi DCT membuat motor ini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan pengendara. Letak mesin yang rendah pada sasis membantu pengendara bermanuver dengan lebih mudah meski bobot keringnya mencapai 497 pon.

Konfigurasi mesin ini juga menyediakan ruang penyimpanan di bagian depan yang cukup luas untuk helm penutup penuh. Pembaruan terkini pada motor ini menghadirkan pelindung angin yang lebih baik, panel instrumen TFT dengan konektivitas telepon pintar, rem cakram depan ganda dengan ABS kombinasi, serta kontrol traksi.

Sasis motor ini menggunakan rangka teralis baja yang dipadukan dengan garpu teleskopik Showa 41 milimeter di bagian depan dan peredam kejut tunggal Pro-Link di bagian belakang. Penggunaan transmisi otomatis pada model ini menegaskan komitmen Honda dalam menyediakan kendaraan roda dua yang praktis bagi pengendara dari berbagai tingkat pengalaman.

Sumber: TopSpeed

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *