Sport

Oliver Glasner Khawatir Dipecat Nottingham Forest jika Kalah Lagi

Oliver Glasner Khawatir Dipecat Nottingham Forest jika Kalah Lagi
Daftar Isi
  1. Ancaman Pemecatan dan Hilangnya Kompromi
  2. Masalah Performa dan Produktivitas Gol
  3. Masa Depan dan Pendekatan Baru

Pelatih Nottingham Forest Oliver Glasner memperingatkan para pemainnya agar segera mengikuti instruksinya setelah mencatatkan awal musim yang buruk. Forest saat ini berada di papan bawah klasemen Liga Primer setelah hanya meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan pembuka liga.

Ancaman Pemecatan dan Hilangnya Kompromi

Semenjak awal musim lalu, Nottingham Forest telah menggunakan lima manajer berbeda, termasuk Sean Dyche, Nuno Espirito Santo, Ange Postecoglou, dan Vitor Pereira. Berbicara kepada BBC’s Match of the Day setelah kekalahan 2-0 dari Brentford pada Sabtu, Glasner merasa dirinya telah membuat terlalu banyak kompromi selama masa jabatannya.

Glasner mengatakan bahwa saat ini bukan waktunya untuk berkompromi, melainkan menunjukkan jalan yang jelas dan setiap orang harus mengikutinya. Ia memperingatkan bahwa jika para pemain menolak untuk mengikuti arahannya, maka ia akan menjadi manajer keenam yang kehilangan pekerjaannya di klub tersebut.

Masalah Performa dan Produktivitas Gol

Kekalahan dari Brentford membuat Forest tertahan di peringkat ke-19 klasemen dengan torehan enam poin, terpaut satu angka dari posisi juru kunci menjelang laga melawan pemuncak klasemen Manchester City. Dalam lima pertandingan liga terakhir, Forest hanya mampu meraih satu hasil imbang melawan Ipswich dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Glasner menegaskan bahwa timnya harus mengubah sejumlah hal secara total karena tidak bisa melanjutkan cara bermain yang sama. Ia menyoroti lini pertahanan yang kerap membuat kesalahan sama serta kurang tajamnya penyelesaian akhir para pemain di depan gawang.

Kendati demikian, secara statistik Forest sebenarnya mencatatkan jumlah tembakan tertinggi kedua di Liga Primer musim ini dan menduduki peringkat keempat untuk catatan *expected goals* atau xG dengan 14,33. Namun, mereka baru mencetak enam gol dan menjadi tim dengan produktivitas terendah di liga, termasuk kontribusi penyerang anyar Liam Delap yang baru membukukan satu gol dari delapan penampilan meski telah melepaskan 24 percobaan tembakan.

Masa Depan dan Pendekatan Baru

Posisi Glasner untuk saat ini dilaporkan masih aman mengingat ia baru menjalani sekitar empat bulan dari kontrak berdurasi tiga tahun. Berdasarkan informasi yang diperoleh BBC Sport dari berbagai sumber, pemutusan hubungan kerja dengan pelatih asal Austria tersebut akan memakan biaya yang sangat besar karena gajinya mencapai kisaran sepuluh juta poundsterling per tahun.

Meski pemecatan tampak kecil kemungkinannya untuk sekarang, Glasner berjanji akan mengubah pendekatan taktisnya demi mendongkrak performa tim. Ia menyatakan bahwa jika cara-cara persuasif tidak membuahkan hasil, maka timnya akan mencoba metode sebaliknya agar tren negatif tidak terus berulang.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *