Ducati Panigale V2 edisi 2026 hadir dengan pendekatan baru pada lini motor sport kelas menengah, yang lebih mengutamakan pengurangan bobot dan kemudahan pengendalian ketimbang sekadar tenaga kuda yang besar. Seperti dilaporkan oleh situs TopSpeed, motor ini mengandalkan mesin V-twin 890cc, sasis monokok aluminium, serta teknologi elektronik turunan dari motor superbike ukuran lebih besar.
Perubahan Total pada Mesin dan Sasis
Model terbaru ini meninggalkan mesin Superquadro 955cc generasi sebelumnya yang menghasilkan 155 tenaga kuda. Sebagai gantinya, Panigale V2 menggunakan platform khusus berkapasitas 890cc yang didinginkan cairan dengan konfigurasi 90 derajat V-twin. Dapur pacu tersebut mampu menyemburkan 120 tenaga kuda pada 10.750 rpm dan torsi 69 pon-kaki pada 8.250 rpm, serta dilengkapi pengatur waktu katup variabel di bagian intake dan katup pegas konvensional tanpa sistem desmodromic.
Mesin baru ini memiliki bobot sekitar 120 pon atau lebih ringan 21,7 pon dari pendahulunya, dipadukan dengan transmisi enam percepatan, kopling assist-and-slipper, dan quick shifter dua arah. Sasis motor menggunakan rangka monokok aluminium dengan mesin sebagai anggota penopang beban, serta lengan ayun ganda aluminium baru yang menggantikan lengan ayun tunggal sebelumnya.
Varian Standar dan V2 S
Jajaran produk ini terbagi menjadi dua tipe, yaitu Panigale V2 standar yang dibanderol seharga 16.995 dolar AS dan varian lebih tinggi Panigale V2 S mulai dari 19.995 dolar AS dalam balutan warna Ducati Red. Varian V2 S juga tersedia dalam pilihan warna Ducati Yellow dengan harga 20.995 dolar AS. Kedua versi menawarkan tenaga yang sama, namun tipe S menawarkan suspensi premium, bobot lebih ringan, serta perlengkapan tambahan untuk kebutuhan lintasan balap.
Versi standar memiliki bobot 395 pon tanpa bahan bakar dan dibekali garpu depan upside-down Marzocchi 43 milimeter yang sepenuhnya dapat disetel serta kejut belakang Kayaba. Sementara itu, varian V2 S memiliki bobot lebih ringan yaitu 388 pon tanpa bahan bakar dan mengusung suspensi Öhlins NIX30 43 milimeter di depan serta peredam kejut belakang Öhlins. Urusan pengereman mengandalkan cakram depan ganda 320 milimeter dengan kaliper Brembo M50 monobloc empat piston dan cakram belakang 245 milimeter, yang dipasangkan dengan ban Pirelli Diablo Rosso IV pada pelek aluminium cor 17 inci.
Fitur Elektronik Canggih
Kelengkapan elektronik didukung oleh unit pengukuran inersia enam sumbu yang memungkinkan fungsi pengereman ABS saat menikung, kontrol traksi yang sensitif terhadap kemiringan, kontrol anti-wheelie, dan pengereman mesin yang dapat disetel. Pengendara dapat memilih mode berkendara Race, Sport, Road, dan Wet, serta tiga mode tenaga yang mengatur keluaran mesin dan respons gas.
Seluruh informasi kendaraan ditampilkan melalui layar TFT berukuran 5 inci dengan tata letak khusus untuk jalan raya dan lintasan balap, serta pencahayaan LED penuh. Varian V2 S mendapat tambahan fitur berupa kontrol peluncuran, pembatas kecepatan jalur pit, dan baterai litium-ion yang ringan. Seluruh model dilengkapi garansi terbatas selama 24 bulan tanpa batasan jarak tempuh dari pabrikan.
Sumber: TopSpeed








